Warga melaporkan kabut pekat di sekitar Bundaran Punggur, Batam, pada Rabu pagi, 14 Oktober 2026. BATAM siskomaktual.com | Rabu, 14 Oktober 2026. Kabut asap yang diduga berkaitan dengan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) memicu keluhan warga Kota Batam, Kepulauan Riau. Seorang warga melaporkan kabut sangat pekat di sekitar Bundaran Punggur pada Rabu pagi, sekitar pukul 09.00 WIB.
Melalui percakapan WhatsApp pada pukul 09.54–10.01 WIB, warga menjelaskan bahwa kondisi serupa telah berlangsung selama beberapa minggu. Ia menggambarkan suasana pukul 09.00 WIB seperti menjelang subuh karena kabut menyelimuti lingkungan sekitar.
Laporan tersebut menunjukkan kekhawatiran warga terhadap kondisi udara di sekitar Bundaran Punggur. Namun, redaksi belum mendapat keterangan resmi mengenai sumber asap, tingkat pencemaran udara, atau luas wilayah yang mengalami kondisi serupa.
Jika karhutla memicu kabut tersebut, asapnya dapat mengandung partikel yang mengganggu kesehatan. Anak-anak, lansia, dan orang dengan gangguan pernapasan perlu lebih waspada. Karena itu, warga sebaiknya memantau informasi kualitas udara dari instansi berwenang.
Hingga berita ini disusun, redaksi belum menerima keterangan resmi tentang penyebab kabut di sekitar Bundaran Punggur. Beberapa faktor dapat memicu kemunculan kabut, sehingga petugas perlu memeriksa lokasi dan mengukur kualitas udara untuk mengetahui sumbernya.
Instansi terkait perlu segera mengecek kondisi tersebut dan memberikan penjelasan kepada masyarakat. Pemeriksaan lapangan dapat membantu petugas menentukan apakah karhutla, aktivitas pembakaran, atau faktor lingkungan lain memicu kabut itu.
Jika asap mengganggu kualitas udara, warga sebaiknya mengurangi aktivitas di luar ruangan. Mereka juga dapat menutup jendela saat asap masuk ke rumah dan menggunakan masker yang sesuai untuk mengurangi paparan partikel.
Pengendara yang melintasi Bundaran Punggur perlu meningkatkan kewaspadaan saat kabut mengurangi jarak pandang. Mereka sebaiknya mengurangi kecepatan, menjaga jarak aman, dan menyalakan lampu kendaraan sesuai kondisi jalan./sbbth
SISKOM AKTUAL — Berita Aktual, Informasi Terpercaya.
Tidak ada komentar