MENU Sabtu, 31 Okt 2026

MACET HOROR TIAP MALAM DI CADAS-KUTABUMI, WARGA NGELUH PROYEK PANCANG KALI BIKIN JALAN LUMPUH

waktu baca 2 menit
Sabtu, 31 Okt 2026 12:12 2 Pimpred

MACET HOROR TIAP MALAM DI CADAS-KUTABUMI, WARGA NGELUH PROYEK PANCANG KALI BIKIN JALAN LUMPUH

 

TANGERANG, Siskom Aktual – Kemacetan horor terjadi setiap malam di Jalan Raya Cadas – Kutabumi, Kabupaten Tangerang. Warga mengeluh, jalur tersebut lumpuh total akibat proyek pembangunan pancang turap kali yang tak kunjung usai.

Pantauan wartawan di lokasi, Sabtu malam (31/10/2026), antrean kendaraan dari arah Cadas menuju Kutabumi mengular hingga ratusan meter. Sepeda motor, mobil pribadi, hingga truk-truk bermuatan besar terlihat merayap pelan, saling berebut badan jalan yang kian menyempit.

 

Kondisi tersebut dipicu oleh proyek pembangunan pancang turap kali yang berada tepat di bahu jalan. Material proyek, serta alat berat jenis excavator yang masih terparkir di lokasi membuat badan jalan menyempit drastis. Bahkan, material dan galian turap memakan hampir separuh ruas jalan, sehingga kendaraan dari dua arah harus bergantian melintas.

 

Situasi semakin diperparah dengan minimnya penerangan jalan dan tidak adanya petugas sempitnya jalan membuat pengendara harus ekstra waspada.

 

“Setiap hari macet, Bang. Dari Cadas ke Kutabumi yang biasanya 15 menit jadi satu jam lebih. Malam makin parah karena gelap dan tidak ada petugas yang atur,” keluh salah seorang pengendara motor kepada Siskom Aktual.

 

Tak hanya macet, kondisi jalan yang sempit tersebut juga membahayakan pengendara. Beberapa pengendara motor dilaporkan sempat terjatuh saat mencoba menghindari material proyek dan lubang jalan yang tidak rata di pinggir jalan.

 

“Sempit , Bang, banyak material dan alat berat juga dijalan . Tadi saja ada ibu-ibu sempat terjatuh dari Motor juga ada yang jatuh gara-gara harus menghindar truk dari lawan arah,” tambah warga lainnya.

 

Warga berharap pihak kontraktor pelaksana proyek dan dinas terkait, Kabupaten Tangerang, segera turun tangan melakukan rekayasa lalu lintas. Selain itu, warga juga meminta agar pihak proyek memasang rambu peringatan, lampu penerangan, serta pembatas yang layak demi keselamatan pengguna jalan.

 

Hingga berita ini ditayangkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pelaksana proyek terkait kapan pengerjaan pancang turap kali tersebut akan rampung.

Redaksi

Siskomaktual

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA