TEGAL siskomaktual.com Rabu, 16 September 2026 Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan (PKTJ) Tegal menutup Diklat Pengemudi Angkutan Barang Umum Angkatan 1 dan 2 Tahun 2026.
Panitia melaksanakan kegiatan selama tiga hari, mulai 14 hingga 16 September 2026. Sebanyak 48 pengemudi dari berbagai daerah mengikuti program tersebut.
Program ini memiliki beban pembelajaran 20 Jam Pelajaran (JP). Materi pelatihan mencakup teori, praktik, kedisiplinan, dan kesiapan uji kompetensi.
PKTJ Tegal Tutup Diklat Pengemudi Angkatan 1 dan 2
Direktorat Sarana dan Keselamatan Transportasi Jalan bekerja sama dengan PKTJ Tegal dalam pelaksanaan diklat tersebut.
Kerja sama ini bertujuan meningkatkan kemampuan pengemudi angkutan barang umum agar mampu bekerja secara profesional, terampil, dan bertanggung jawab.
Selain itu, program ini membekali peserta dengan pemahaman mengenai perilaku berlalu lintas yang mengutamakan keselamatan.
Tim pengajar menggunakan pendekatan andragogi melalui pembelajaran tatap muka di kelas dan praktik lapangan.
Dengan pendekatan tersebut, peserta dapat menghubungkan materi pelatihan dengan pengalaman mereka saat menjalankan aktivitas transportasi.
42 Peserta Berhasil Mencapai Kompetensi
Berdasarkan laporan penutupan pendidikan dan pelatihan, sebanyak 42 peserta dinyatakan kompeten.
Sementara itu, enam peserta belum mencapai kompetensi sesuai hasil penilaian.
Panitia menilai peserta melalui aspek akademik dan kedisiplinan. Penilaian tersebut menjadi bagian penting dalam mengukur kesiapan pengemudi.
Hasil evaluasi juga memberikan gambaran mengenai pemahaman peserta terhadap materi teori dan praktik.
Selanjutnya, peserta dapat menggunakan hasil pembelajaran sebagai bekal untuk meningkatkan kualitas kerja di lapangan.
Arifin Dorong Peserta Bagikan Pengetahuan
Arifin, ST., MMTr., Ketua Tim Kelompok Substansi Monitoring dan Evaluasi, turut menghadiri acara penutupan diklat.
Dalam kesempatan tersebut, Arifin mendorong peserta untuk menerapkan ilmu dan pengalaman yang mereka peroleh selama mengikuti pelatihan.
Ia juga meminta peserta membagikan pengetahuan kepada rekan pengemudi di lingkungan komunitas maupun perusahaan tempat mereka bekerja.
Menurut Arifin, peserta dapat memperluas manfaat diklat melalui komunikasi dan berbagi pengalaman dengan sesama pengemudi.
Dengan demikian, hasil pendidikan dan pelatihan tidak hanya bermanfaat bagi peserta, tetapi juga dapat menjangkau pengemudi lainnya.
PKTJ Tegal Perkuat Kompetensi dan Keselamatan
Prima Anna Maria G., S.Si.T., Kepala Bagian Administrasi Akademik dan Ketarunaan PKTJ Tegal, turut hadir dalam kegiatan penutupan.
Ia menjelaskan bahwa PKTJ terus memperkuat kompetensi pengemudi melalui pendidikan dan pelatihan.
Menurutnya, kerja sama antara pemerintah daerah, PKTJ, kepolisian, dan komunitas pengemudi dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia transportasi jalan.
Selain itu, sinergi berbagai pihak dapat mendorong terbentuknya pengemudi yang profesional, disiplin, dan mengutamakan keselamatan.
Program pendidikan pengemudi juga mendukung peningkatan pemahaman terhadap risiko lalu lintas dan tanggung jawab saat membawa angkutan barang.

SISKOM-PN Dukung Program Pendidikan Pengemudi
Subroto, Ketua Umum Perkumpulan Sistim Komunikasi Radio Pengemudi Nusantara atau SISKOM-PN, menyampaikan dukungan terhadap program pendidikan dan pelatihan pengemudi angkutan barang umum.
Subroto mendorong agar program serupa terus berkembang di tingkat provinsi serta kabupaten dan kota di seluruh Indonesia.
“SISKOM-PN berfungsi sebagai media informasi dan komunikasi. Kami mendukung program ini agar dapat dilaksanakan di provinsi dan kabupaten kota se-Indonesia,” ujar Subroto.
Ia menambahkan, SISKOM-PN terus memperbarui informasi mengenai kegiatan dan program kerja pemerintah, terutama bidang transportasi dan keselamatan jalan.
Selain itu, SISKOM-PN berkomitmen ikut memperhatikan keselamatan berlalu lintas melalui komunikasi, penyebaran informasi, dan dukungan terhadap peningkatan kompetensi pengemudi.
Informasi mengenai pendidikan dan keselamatan transportasi juga dapat masyarakat ikuti melalui situs resmi PKTJ Tegal dan Kementerian Perhubungan.

Organisasi Pengemudi Hadir dalam Penutupan
Sejumlah organisasi pengemudi, transportasi, dan logistik tercantum dalam daftar tamu undangan kegiatan penutupan.
Organisasi tersebut antara lain Rumah Berdaya Pengemudi Indonesia (RBPI), Aliansi Pengemudi Independen (API), Gerakan Sopir Jawa Timur (GSJT), APTRINDO, DPP ORGANDA, dan SISKOM-PN.
Kehadiran berbagai organisasi tersebut memperlihatkan pentingnya komunikasi antara lembaga pendidikan, pemerintah, kepolisian, dan komunitas pengemudi.
Karena itu, kolaborasi lintas pihak perlu terus berjalan untuk mendukung peningkatan kompetensi, kedisiplinan, dan keselamatan pengemudi angkutan barang umum.
Penutupan Menjadi Awal Penerapan Kompetensi

Penutupan diklat menandai berakhirnya rangkaian pembelajaran selama tiga hari di PKTJ Tegal.
Namun, proses peningkatan kompetensi tidak berhenti setelah peserta meninggalkan ruang pelatihan.
Para peserta perlu menerapkan pengetahuan dan keterampilan dalam aktivitas mengemudi sehari-hari.
Selain itu, peserta dapat membagikan pengalaman kepada rekan pengemudi agar semakin banyak pihak memahami pentingnya keselamatan transportasi jalan.
Bagaimana pendapat Anda mengenai pentingnya pendidikan dan uji kompetensi bagi pengemudi angkutan barang umum?
Silakan tuliskan pendapat Anda di kolom komentar. Bagikan artikel ini agar informasi keselamatan dan kompetensi pengemudi menjangkau lebih banyak masyarakat.
Redaksi
Tidak ada komentar