siskomaktual.com – PASURUAN | Jumat, 30 Oktober 2026 – Aksi pencurian yang menyasar kendaraan angkutan barang kembali meresahkan para pengemudi truk. Kali ini, Yogo Adi Aprianto (25) mengalami kerugian setelah pencuri mengambil aki dan ban serep truknya ketika ia beristirahat di kawasan Pantura Beji, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur.
Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Raya Surabaya–Banyuwangi, tepatnya di Dusun Balongwatu, RT 002/RW 010, Desa Cangkringmalang, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan. Korban melaporkan kejadian itu kepada pihak kepolisian pada Rabu, 16 September 2026, sekitar pukul 08.10 WIB.
Beristirahat Karena Kelelahan, Pencuri Bobol Truk
Yogo merupakan warga Desa Trojalu, Kecamatan Baureno, Kabupaten Bojonegoro. Saat kejadian, ia menempuh perjalanan dari Ngawi menuju wilayah Kabupaten Pasuruan untuk bekerja di kawasan Bangil.
Di tengah perjalanan, Yogo merasa kelelahan sehingga memutuskan menghentikan truk untuk beristirahat. Ia memilih memarkir kendaraan di tepi jalan dan tidur di dalam kabin.
Namun, waktu istirahat tersebut justru membawa petaka. Ketika bangun dan hendak melanjutkan perjalanan, Yogo mendapati truknya tidak bisa menyala.
Aki dan Ban Serep Raib, Kerugian Capai Rp5 Juta
Yogo kemudian memeriksa kondisi kendaraannya. Ia mendapati aki dan ban serep truk sudah hilang dari tempatnya.
Akibat pencurian tersebut, Yogo tidak bisa langsung melanjutkan perjalanan menuju tempat kerjanya di kawasan Bangil. Ia memperkirakan kerugian akibat kehilangan kedua komponen kendaraan itu mencapai Rp5 juta.
Yogo juga merekam kondisi truknya dan membagikan video tersebut melalui media sosial. Rekaman itu memperlihatkan bagian kendaraan yang kehilangan sejumlah komponen penting.
Polisi Benarkan Laporan Pencurian
Kasi Humas Polres Pasuruan, Iptu Joko Suseno, membenarkan adanya laporan pencurian aki dan ban serep truk tersebut.
Sejumlah media melaporkan bahwa kepolisian telah menerima laporan korban dan melakukan penyelidikan untuk mengungkap kasus tersebut.
Hingga informasi ini disusun, pihak kepolisian belum mengungkap identitas maupun jumlah orang yang diduga melakukan pencurian.
Pengemudi Truk Harus Lebih Waspada Saat Beristirahat
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi seluruh pengemudi kendaraan angkutan barang, terutama mereka yang menempuh perjalanan jarak jauh. Pengemudi harus mengenali batas kemampuan tubuh karena kelelahan dapat meningkatkan risiko kecelakaan jika mereka memaksakan diri terus berkendara.
Di sisi lain, pengemudi juga harus memperhatikan keamanan kendaraan saat memilih lokasi istirahat. Mereka sebaiknya mencari tempat parkir resmi, rest area, atau lokasi yang memiliki penerangan dan pengawasan memadai.
Pengemudi juga perlu mengunci pintu kendaraan, memasang pengaman tambahan pada komponen penting, dan menghindari lokasi parkir yang sepi serta minim pengawasan.
Selain pengemudi, perusahaan angkutan perlu menyediakan informasi mengenai lokasi istirahat yang aman bagi para pekerjanya. Dengan demikian, perusahaan turut mendukung keselamatan dan keamanan selama perjalanan.
Keamanan Sopir dan Armada Menjadi Tanggung Jawab Bersama
Kejadian di Pantura Beji menunjukkan bahwa pengemudi menghadapi ancaman kejahatan bukan hanya ketika melintasi jalan raya. Saat berhenti untuk beristirahat, kendaraan dan perlengkapannya juga menarik perhatian pelaku pencurian.
Oleh karena itu, pengemudi, perusahaan transportasi, pengelola tempat parkir, masyarakat, dan aparat keamanan perlu memperkuat kerja sama untuk menciptakan lingkungan perjalanan yang lebih aman.
Jika menemukan atau mengalami kejadian serupa, pengemudi sebaiknya segera melapor kepada kepolisian. Mereka juga perlu menyimpan foto, video, dan bukti lainnya untuk membantu proses penyelidikan.
Redaksi SISKOM AKTUAL mengajak seluruh rekan pengemudi untuk mengutamakan keselamatan selama perjalanan. Jangan memaksakan diri ketika tubuh lelah dan selalu pilih lokasi yang aman ketika beristirahat.
Baca Juga Berita Terkait
Sumber Referensi
Sumber informasi: WartaBromo.com, detikJatim, dan Radar Bromo. Redaksi mengolah dan mengembangkan informasi dari pemberitaan tersebut untuk kepentingan publik.
Bagaimana pendapat rekan-rekan pengemudi? Apakah fasilitas tempat istirahat yang aman bagi sopir truk di jalur Pantura sudah memadai? Mari berbagi pengalaman dan pendapat melalui kolom komentar.
Tidak ada komentar