MENU Kamis, 29 Okt 2026

Mencetak Sejarah! Kades Trewung Abdi Tanggung Iuran BPJS Ketenagakerjaan 700 Warganya dari PAD Pasar, Raih Penghargaan Gubernur Jatim Khofifah

waktu baca 2 menit
Rabu, 21 Okt 2026 23:48 7 Pimpred

 

Mencetak Sejarah! Kades Trewung Abdi Tanggung Iuran BPJS Ketenagakerjaan 700 Warganya dari PAD Pasar, Raih Penghargaan Gubernur Jatim Khofifah

 

KABUPATEN PASURUAN –siskomaktual.com -Kepala Desa Trewung Abdi ,kembali mencetak sejarah sepanjang masa dengan kebijakan luar biasanya yang sulit ditandingi oleh kepala desa lain.

 

Kali ini, sosok Kades yang dikenal berjiwa sosial tinggi tersebut membuat heboh warganya. Ratusan masyarakat Desa Trewung berbondong-bondong mendatangi Kantor Desa Trewung untuk menghadiri undangan sosialisasi.

Pemdes Trewung bersama seluruh jajaran perangkat desa dan anggota BPD menggelar rapat Sosialisasi Kartu JAMSOSTEK (Jaminan Sosial Tenaga Kerja) yang dihadiri langsung oleh petugas dari BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Pasuruan.Rabu ( 21/10/26)

 

Dalam sambutannya yang tegas dan lantang, Kades Abdi menyampaikan bahwa sekitar 200 orang yang diundang hari ini hanyalah perwakilan saja. Namun faktanya, masyarakat Desa Trewung yang sudah terdaftar dan menjadi peserta aktif BPJS TK saat ini sudah lebih dari 700 orang.

 

Pemdes Trewung mengundang warga agar warga paham betul apa yang menjadi HAK dan KEWAJIBAN nya setelah menjadi peserta.

 

Untuk menjaga kartu tetap aktif, peserta wajib membayar iuran setiap bulan sebesar:

– Rp 10.000,- per bulan bagi peserta PU (Penerima Upah)

– Rp 16.800,- per bulan bagi peserta BPU (Bukan Penerima Upah / Mandiri)

 

– Peserta berhak menerima santunan Rp 42.000.000,- yang akan ditransfer kepada Ahli Waris (AW) jika peserta meninggal dunia secara wajar, baik di RS maupun di rumah.

– Jika meninggal akibat kecelakaan kerja, santunan yang diterima lebih besar, yakni sekitar Rp 114.000.000,- plus *Beasiswa untuk 2 anak sampai jenjang S1.

 

Yang luar biasa, menurut Kades Abdi, seluruh iuran 700 peserta tersebut DITANGGUNG oleh Desa.

 

“Kalau dihitung Rp 10.000 / Rp 16.800 x 700 peserta, itu sekitar Rp 8 – 9 Juta setiap bulan. Dananya kita ambilkan dari pendapatan Pasar Desa (PAD). Pendapatan dari rakyat, kembali untuk rakyat,” tegas Kades Abdi di hadapan warga.

 

Bahkan, sosok Kades Abdi ini mengaku sejak menjabat sebagai Kades mulai juli 2021 sampai sekarang, beliau tidak pernah mengambil hak / bagiannya dari Pasar Desa yang seharusnya Rp 600.000,- per bulan.

 

Hak tersebut justru dialokasikan untuk membantu 19 anak yatim & piatu di Desa Trewung, masing-masing mendapat Rp 50.000,-.

 

Memang sulit mencari sosok pemimpin yang berjiwa sosial seperti ini.

 

Tak heran jika Desa Trewung di bawah kepemimpinan Bapak Abdi berhasil meraih prestasi membanggakan, mendapatkan penghargaan dari Gubernur Jawa Timur Ibu Khofifah Indar Parawansa pada 17 September 2026 di Hotel VASA Surabaya, meraih ranking ke-3 se-Jawa Timur.

 

Redaksi

siskomaktual

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA