Petugas pemadam kebakaran menangani kebakaran rumah warga di Pandeyan, Ngadirejo, Kartasura, Sukoharjo, Rabu, 16 September 2026. SUKOHARJO, siskomaktual.com – Rumah warga di Pandeyan RT 03/RW 01, Kelurahan Ngadirejo, Kecamatan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, terbakar pada Rabu, 16 September 2026 sekitar pukul 10.00 WIB.
Kebakaran tersebut menghanguskan sebagian besar bangunan rumah milik pasangan Suyatno dan Wahyuni. Petugas memperkirakan sekitar 95 persen bangunan mengalami kerusakan akibat kobaran api.
Saat kebakaran terjadi, rumah tersebut dalam keadaan kosong. Pemilik rumah, Suyatno, sedang bekerja berjualan angkringan di sekitar Kampus UIN Raden Mas Said Surakarta.
Sementara itu, istrinya sedang pergi untuk melayat. Anak mereka juga sedang berada di luar rumah untuk keperluan lain.
Warga sekitar pertama kali mengetahui kebakaran setelah melihat api membesar dari dalam rumah. Warga kemudian segera menghubungi petugas pemadam kebakaran.
Petugas mengerahkan empat unit mobil pemadam kebakaran untuk menangani kejadian tersebut. Tiga unit berasal dari Damkar Sukoharjo, sedangkan satu unit mendapat bantuan dari Damkar Surakarta.
Petugas menghadapi tantangan karena rumah berada di tengah permukiman padat. Karena itu, petugas berfokus mengendalikan api agar tidak merembet ke rumah warga di sekitarnya.
Petugas akhirnya berhasil mengendalikan dan memadamkan api sekitar pukul 10.20 WIB.
Kebakaran rumah warga Ngadirejo Kartasura terbakar tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun korban luka. Kondisi rumah yang kosong membantu mengurangi risiko terhadap penghuni.
Namun, api menghanguskan sebagian besar bangunan rumah. Struktur rumah tipe limasan dengan sejumlah material kayu membuat api cepat membesar dan merusak bangunan.
Kerugian material akibat kebakaran tersebut diperkirakan mencapai Rp70 juta hingga Rp100 juta. Nilai kerugian mencakup bangunan rumah dan sejumlah barang yang berada di dalamnya.
Pihak berwenang masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kebakaran. Dugaan awal mengarah pada hubungan pendek arus listrik atau korsleting.
Meski demikian, penyebab tersebut masih membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut. Karena itu, masyarakat perlu menunggu keterangan resmi dari pihak kepolisian atau petugas terkait.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar memeriksa instalasi listrik secara berkala. Warga juga perlu memastikan peralatan listrik dalam kondisi aman sebelum meninggalkan rumah.
Masyarakat sebaiknya mencabut peralatan listrik yang tidak digunakan. Selain itu, warga perlu menghindari penggunaan kabel atau colokan yang sudah rusak.
Apabila melihat tanda-tanda kebakaran, segera lakukan evakuasi dan hubungi petugas pemadam kebakaran. Warga juga perlu memberikan akses bagi armada pemadam agar proses penanganan berjalan cepat.
SISKOM AKTUAL akan terus menyampaikan perkembangan informasi apabila terdapat keterangan resmi terbaru mengenai penyebab dan penanganan kebakaran tersebut.
Bagaimana tanggapan Anda mengenai peristiwa kebakaran ini? Silakan tuliskan pendapat di kolom komentar dan bagikan informasi ini agar semakin banyak masyarakat mengetahui pentingnya kewaspadaan terhadap bahaya kebakaran.
SISKOM AKTUAL
Media Informasi dan Berita Aktual
Tidak ada komentar