TRENGGALEK – SISKOMAKTUAL.COM | Sabtu, 24 Oktober 2026
PilotX Nusantara menyalurkan donasi sebesar Rp5 juta untuk membantu penggalangan dana pembebasan lahan SD Negeri 1 Sengon, RT 21 RW 03, Dusun Puthuk, Desa Sengon, Kecamatan Bendungan, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur. Melalui bantuan ini, PilotX Nusantara menunjukkan kepedulian terhadap keberlangsungan pendidikan anak-anak di wilayah tersebut.
Selain memberikan dukungan dana, PilotX Nusantara berharap kontribusi ini dapat menambah semangat masyarakat dalam mencari solusi atas persoalan lahan sekolah. Dengan demikian, warga dapat terus memperjuangkan keberlangsungan kegiatan belajar mengajar bagi para siswa.
SD Negeri 1 Sengon menghadapi persoalan status kepemilikan lahan yang digunakan untuk kegiatan pendidikan. Menurut informasi panitia, lahan tersebut merupakan tanah pribadi yang menjadi objek sengketa dan telah melalui proses persidangan.
Karena persoalan itu, masyarakat menggalang dana sebesar Rp200 juta untuk pembebasan lahan. Warga berharap dana tersebut dapat membantu mempertahankan lokasi sekolah sekaligus memberikan kepastian bagi para siswa.
Panitia menyampaikan bahwa donasi yang terkumpul telah mencapai Rp150 juta. Artinya, mereka masih membutuhkan tambahan sekitar Rp50 juta untuk mencapai target penggalangan dana.
PilotX Nusantara menyalurkan donasi tersebut pada Sabtu, 24 Oktober 2026. Dalam kegiatan ini, Aji Pranoto, Sekretaris P3-TGAI Desa Sengon, mewakili PilotX Nusantara bersama sejumlah anggota tim.
Selain itu, Imam selaku Babinsa Desa Sengon, Hasan dari bagian humas Pokmas, serta Feri Susanti, guru SD Negeri 1 Sengon, turut menyaksikan penyerahan bantuan.
Melalui kontribusi tersebut, PilotX Nusantara berharap masyarakat dapat semakin dekat dengan target dana yang mereka butuhkan. Dukungan ini juga diharapkan mendorong panitia dan warga untuk melanjutkan penggalangan dana hingga mencapai sasaran.
Upaya penggalangan dana ini memperlihatkan semangat gotong royong masyarakat dalam menghadapi persoalan pendidikan. Karena itu, warga terus mengajak berbagai pihak untuk membantu menjaga akses belajar anak-anak di lingkungan mereka.
Di sisi lain, dukungan komunitas dan organisasi sosial dapat memperkuat upaya masyarakat. Namun, penyelesaian persoalan kepemilikan lahan tetap harus mengikuti proses hukum serta kesepakatan yang berlaku.
Melalui donasi ini, PilotX Nusantara mengajak lebih banyak pihak untuk menunjukkan kepedulian terhadap pendidikan. Dengan dukungan bersama, masyarakat berharap dapat menemukan penyelesaian yang baik bagi SD Negeri 1 Sengon dan para siswanya.
Berdasarkan data yang disampaikan panitia, dana terkumpul mencapai Rp150 juta dari target Rp200 juta. Oleh sebab itu, panitia masih memerlukan tambahan sekitar Rp50 juta untuk memenuhi target tersebut.
Masyarakat yang ingin membantu dapat menghubungi panitia resmi guna memperoleh informasi mengenai mekanisme donasi dan perkembangan penggalangan dana. Sebelum memberikan bantuan, calon donatur sebaiknya memastikan informasi dan saluran donasi melalui pihak yang berwenang.
Persoalan SD Negeri 1 Sengon mengingatkan kita bahwa keberlangsungan pendidikan membutuhkan perhatian bersama. Dengan semangat gotong royong, masyarakat berharap anak-anak tetap memperoleh kesempatan belajar yang layak.
Menurut Anda, bagaimana komunitas dan masyarakat dapat membantu menjaga keberlangsungan pendidikan di daerah? Silakan sampaikan pendapat Anda melalui kolom komentar dan bagikan berita ini agar semakin banyak orang mengetahui perjuangan masyarakat Desa Sengon.
(Redaksi/SISKOMAKTUAL)
Tidak ada komentar