MENU Jumat, 30 Okt 2026

Prabowo Dorong Pendidikan Negeri Gratis, Ratas Segera Bahas SD hingga Universitas

waktu baca 3 menit
Sabtu, 19 Sep 2026 22:54 34 redaksi

JAKARTA siskomaktual.com| Jumat, 18 September 2026. Presiden Prabowo Subianto mendorong pendidikan negeri gratis mulai SD, SMP, SMA hingga universitas negeri.

Pernyataan itu Prabowo sampaikan saat menghadiri puncak peringatan HUT ke-28 Partai Amanat Nasional (PAN) di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta.

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo mengatakan pemerintah akan segera menggelar rapat terbatas atau ratas untuk membahas upaya mewujudkan pendidikan tanpa biaya pada satuan pendidikan negeri.

Prabowo Tegaskan Pendidikan Negeri Harus Gratis

Prabowo menegaskan bahwa biaya pendidikan negeri tidak boleh menjadi beban masyarakat.

Ia menyebut jenjang pendidikan yang menjadi perhatian mencakup sekolah dasar, sekolah menengah pertama, sekolah menengah atas, hingga universitas negeri.

Namun, pernyataan tersebut belum menjadi aturan baru yang langsung memberlakukan pendidikan gratis secara nasional.

Pemerintah masih perlu membahas mekanisme, sumber pembiayaan, serta pelaksanaan kebijakan melalui rapat terbatas dan proses kebijakan selanjutnya.

Ratas Akan Membahas Mekanisme Pendidikan Gratis

Rencana ratas menjadi tahap berikutnya untuk membahas bagaimana pemerintah dapat mewujudkan pendidikan gratis SD hingga universitas pada satuan pendidikan negeri.

Melalui pembahasan tersebut, pemerintah perlu menentukan mekanisme pelaksanaan serta sumber pendanaan yang sesuai dengan kebijakan negara.

Karena itu, masyarakat perlu membedakan antara komitmen Presiden dan kebijakan yang sudah memiliki dasar pelaksanaan.

Sampai pernyataan 18 September 2026, pemerintah belum menetapkan skema baru tersebut sebagai aturan nasional yang sudah berlaku.

Prabowo Singgung Sumber Pendanaan

Dalam sambutannya, Prabowo juga menyinggung sumber dana yang dapat mendukung upaya tersebut.

Ia menyebut pengembalian uang negara yang dikorupsi atau dicuri sebagai salah satu sumber yang menurutnya dapat mendukung pembiayaan.

Pernyataan tersebut merupakan penjelasan Presiden mengenai kemungkinan sumber pendanaan.

Pemerintah belum menetapkan pernyataan tersebut sebagai skema anggaran resmi untuk pelaksanaan pendidikan gratis.

Komitmen Pendidikan Gratis Sudah Disampaikan Sebelumnya

Gagasan tersebut bukan pertama kali Prabowo sampaikan. Pada 14 Agustus 2026, Presiden juga menyampaikan komitmen memperjuangkan sekolah negeri tanpa pungutan biaya.

Pernyataan itu muncul dalam pidato kenegaraan saat pemerintah menyampaikan RUU APBN 2027 beserta Nota Keuangan di hadapan DPR RI.

Pada kesempatan tersebut, Prabowo juga menempatkan pendidikan sebagai salah satu prioritas dalam RAPBN 2027.

Pemerintah merencanakan berbagai program pendidikan, termasuk renovasi sekolah serta penguatan pembelajaran berbasis teknologi.

Pemerintah Siapkan Revitalisasi dan Digitalisasi Pendidikan

Selain memperluas akses pendidikan, pemerintah memiliki agenda revitalisasi satuan pendidikan.

Pemerintah juga menyiapkan digitalisasi pembelajaran melalui penggunaan layar pintar interaktif atau interactive flat panel (IFP) di sekolah.

Langkah tersebut menjadi bagian dari agenda pendidikan pemerintah dalam RAPBN 2027, bersama berbagai program untuk memperbaiki kualitas dan akses pendidikan.

Pendidikan Negeri Gratis Masih Menunggu Pembahasan

Dengan demikian, pendidikan negeri gratis yang disampaikan Prabowo masih berada dalam tahap komitmen dan pembahasan kebijakan.

Rapat terbatas akan menjadi salah satu tahapan untuk membahas mekanisme pelaksanaan gagasan tersebut.

Masyarakat masih perlu menunggu hasil pembahasan pemerintah serta kebijakan resmi yang nantinya menjadi dasar pelaksanaan.

Perkembangan selanjutnya akan menentukan bagaimana pemerintah menerapkan rencana pendidikan tanpa biaya pada satuan pendidikan negeri.

SISKOM AKTUAL Pantau Kebijakan Pendidikan

SISKOM AKTUAL akan terus mengikuti perkembangan kebijakan pendidikan dan program pemerintah yang berkaitan dengan akses pendidikan masyarakat.

Informasi mengenai kebijakan pendidikan perlu disampaikan secara akurat agar masyarakat dapat membedakan antara rencana, komitmen, pembahasan, dan aturan yang sudah berlaku.

Bagaimana pendapat Anda mengenai rencana pendidikan negeri gratis dari SD hingga universitas? Sampaikan pendapat Anda secara bijak di kolom komentar.

Bagikan berita ini kepada keluarga dan masyarakat agar informasi mengenai perkembangan kebijakan pendidikan dapat diketahui secara lebih luas.

(Redaksi SISKOM AKTUAL)

Ikuti perkembangan kebijakan pemerintah lainnya melalui SISKOM AKTUAL.

Informasi resmi mengenai pernyataan Presiden dapat dibaca melalui Kementerian Sekretariat Negara.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA